Cara Mudah Membangun Website Lewat Softaculous

Sekitar 2009 lalu, saya pernah menjajal ngeblog dengan domain dan hosting sendiri. Seingat saya, saat itu pengelolaan blog dilakukan dengan sangat manual. Saya harus mengunduh package mentahan WordPress untuk kemudian mengunggahnya via FTP. Theme dan plugin juga harus dipasang satu-satu. Untuk memastikan blog berjalan lancar, saya pun harus mengetesnya dulu di localhost.

Sekarang, setelah lama tak bersentuhan dengan WordPress, saya kembali harus berurusan dengan berbagai tetek-bengek dapur belakang blog. Ternyata membangun website zaman sekarang jadi jauh lebih mudah. Theme dan plugin di WordPress bisa langsung diinstal di tempat, begitupun dengan update-nya. Sementara itu, untuk membangun website, kini ada Softaculous.

Softaculous adalah program auto-installer yang kebetulan sudah tertanam by default di cPanel saya. Program ini mendukung pemasangan berbagai jenis platform web, seperti Drupal, Joomla, Dolphin dan tentu saja, WordPress. Di situs resminya, disebutkan kalau saat ini Softaculous telah mendukung 320 skrip yang terbagi ke dalam berbagai kategori. 320!

Untuk WP sendiri, proses pemasangannya begitu sederhana. Cukup pilih WordPress, klik install, isi beberapa informasi mengenai blog, lalu semuanya berlangsung secara otomatis. Berbagai langkah melelahkan yang harus dilalui di pemasangan manual, secara ajaib terpangkas. Dashboard blog pun sudah bisa diakses dalam hitungan menit. Selengkapnya, langkah-langkah menginstal WP bisa dilihat di sini.

Bagi blogger amatir yang tak mahir mengutak-atik bahasa program seperti saya, Softaculous tentu sangat memudahkan. Proses penginstalan web jadi lebih sederhana dan nggak pake ribet. Selain itu, saya jadi penasaran juga untuk menginstal platform web lainnya. Sayangnya kapasitas hosting yang terbatas masih menjadi kekhawatiran. Nanti deh, kalau ada rezeki dan keisengan impulsif, saya coba-coba lagi.