Education

Menjadi Guru di Abad Ke-21

Posted on: Mon, 17 Jun 2013 - 16:09 By: amed

"Do not raise your children the way [your] parents raised you, they were born for a different time."

- Ali ibn Abi Thalib

Jiah, judulnya itu "motivator" banget!

Iya, saya tiba-tiba saja kesambet Mario Teguh ketika secara impulsif ingin menulis ini. Awalnya adalah ketika member salah satu grup di Facebook memposting video berikut:

Urutan Lahir Menentukan Kepribadian?

Posted on: Tue, 01 Sep 2009 - 18:42 By: amed

Senin (31/8) lalu, saat mengajar kursus untuk anak kuliahan, ada materi yang menarik perhatian saya. Materi tersebut mengenai pengaruh urutan lahir seorang anak dalam keluarga terhadap kepribadian (personality) yang akan dimiliki si anak.

Saya kurang tahu apakah materi berupa wawancara ini fiktif belaka, sekadar hiburan atau memang hasil penelitian resmi dari lembaga psikologi, yang jelas karena menarik saya coba posting di sini, siapa tahu bermanfaat.

Disclaimer: saya bukan psikolog...

Gaji Guru Minimal 2 Juta, Apa Saya Bahagia?

Posted on: Sat, 16 Aug 2008 - 15:09 By: amed

Banjarbaru, 16 Agustus 2008

Pidato RAPBN Presiden SBY yang banyak dikritik sebagai Pidato "Kampanye" saya saksikan dengan harapan yang membuncah akan perbaikan terhadap perekonomian saya para PNS, baik struktural maupun fungsional. Dan ketika bagian kenaikan gaji diumumkan, harapan itu sepertinya sudah setengah terwujud. Katanya akan ada kenaikan rata-rata 15%, dan khusus guru golongan rendah pendapatannya minimal 2 juta...

Being A Farmer

Posted on: Thu, 10 Apr 2008 - 14:20 By: amed

Banjarbaru, 10 April 2008

"Apabila suatu urusan telah diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya. Maka tunggulah kehancurannya." (HR Bukhari)

Dan bagaimana dengan saya? Apakah hadith tersebut juga berlaku terhadap saya yaa?

Masalahnya selain mengajar Bahasa Inggris dan Indonesia (yang relatif lebih saya kuasai) saya juga diharuskan mengajar...
mengajar...
mengajar...

PERTANIAN!!!!!!!

Mam... poesssss....!!!!

Being A Teacher

Posted on: Tue, 12 Feb 2008 - 14:11 By: amed

Banjarbaru, 12 Februari 2008

Ahaha, begini rupanya rasanya menikmati "cuti yang diperpanjang". Pagi hari bangunnya santai, bikin susu buat Bunda, nyuci dan nyapu, sarapan juga dengan santai, jalan-jalan pagi dengan Nadira sambil dadah-dadah Bunda yang berangkat kerja. Bermain sepanjang pagi sampai Nadira tidur siang, nyaman nian. Walau rasanya kok badan jadi kurang gerak yah? (Halah, kerja ndak kerja, saya emang "lemu" duluan kok...)

Subscribe to Education