Education

Urutan Lahir Menentukan Kepribadian?

Senin (31/8) lalu, saat mengajar kursus untuk anak kuliahan, ada materi yang menarik perhatian saya. Materi tersebut mengenai pengaruh urutan lahir seorang anak dalam keluarga terhadap kepribadian (personality) yang akan dimiliki si anak.

Saya kurang tahu apakah materi berupa wawancara ini fiktif belaka, sekadar hiburan atau memang hasil penelitian resmi dari lembaga popsy, yang jelas karena menarik saya coba posting di sini, siapa tahu bermanfaat.

Disclaimer: saya bukan psikolog. 

Jadi begini, di sini dikatakan kalau posisi seorang anak, apakah ia anak tertua, tengah, atau bungsu, atau bahkan setunggal, bisa mempengaruhi kepribadiannya. Bahkan posisi ini menjadi salah satu pemberi pengaruh terbesar bagi kepribadian seseorang. Berikut daftarnya:

1. Anak Sulung

Anak tertua kerap mendapat perhatian “jor-joran” dari orang tuanya. Maksimum dan bahkan cenderung berlebihan. Ini mempengaruhi si anak sehingga membentuk pribadi yang cukup percaya diri, bagus dalam memimpin (contohnya Winston Churchill, pemimpin Inggris di perang dunia kedua), ambisius dan keinginannya pergi ke universitas, mengejar karir dan prestasi, lebih besar ketimbang adik-adiknya. Kerap meraih “top jobs”, anak tertua juga cenderung bertanggung jawab, mungkin karena mereka menganggap diri sebagai tumpuan adik-adiknya setelah orang tua mereka.

Kelemahannya adalah mudah khawatir, cenderung sok nge-boss, suka mengatur, bahkan bersikap agresif, terutama kalau keinginannya tak terpenuhi.

2. Anak Tengah

Anak tengah cenderung mandiri dan kompetitif. Ya, kompetitif. Kalau harus kejepit di antara kakak dan adik, harus berani survival for the fittest, akhirnya mereka mau tak mau harus berjuang lebih keras agar mendapatkan perhatian orang tuanya. Anak tengah umumnya mudah bergaul, mungkin karena sudah terbiasa dengan banyaknya orang di rumah.

Sisi negatifnya, anak tengah cenderung pendengki dan moody.

3. Anak Bungsu

Anak bungsu, paling kecil di rumah, biasanya yang paling charming, paling penyayang, dan umumnya paling santai. Bisa jadi karena orang tua umumnya sudah berpengalaman dalam memproduksi dan mengasuh anak, sehingga ketika giliran anak terakhir, orang tua juga umumnya lebih santai.
Kelemahannya, anak bungsu agak malas. Karena tentunya ia punya kakak-kakak yang selalu membantu. Bahkan anak bungsu bisa jadi orang yang manipulatif – ia bisa memanfaatkan pesona yang dimilikinya untuk mencapai apa yang dia inginkan.

4. Anak Tunggal
Anak tunggal identik dengan sifat manja. Tentunya, kalau seluruh perhatian orang tua tercurah hanya ke satu orang anak, semata wayang, mendapat semua porsi perhatian dan kasih sayang, apa lagi yang diinginkan? Jadilah anak tunggal kerap bermanja, kalau tidak ke ortu, ya kakek nenek yang jadi sasaran. Hasilnya, sifat utama mereka adalah selfish alias mementingkan diri sendiri.

Sisi baiknya, karena tidak adanya adik kakak yang mengganggu, anak tunggal umumnya sangat teratur dan bertanggung jawab, dan sisi imajinatif mereka juga tersalur dengan suasana keluarga yang relatif tenang.

10 thoughts on “Urutan Lahir Menentukan Kepribadian?

  1. @ Rizal Islami
    Silakan didownload aja, ho ho ho…

    @ Nia
    Kecepit…

    @ Yulian
    Ya masih masuk anak tengah juga dong om…

    @ Warm
    Sama Om, saya juga mbarep, dan ada yg sesuai & enggak juga, hohoho…

  2. Lho kok malah beberapa sifat anak sulung-tengah-bungsu ada di saya? 😆

    Mungkin ada benarnya, tapi tergantung keluarganya jg sih.. Ada yg sulung malah jd panutan jelek utk adik2nya 🙁

  3. Hasilnya, sifat utama mereka adalah “selfish” alias mementingkan diri sendiri.

    Hmm.. emang sih, ada banyak kondisi dan situasi dalam keluarga yang tidak akan dialami oleh anak tunggal, misalnya mengurus adik atau bersaing dengan saudara… 🙄
    *inget2 sifat diri sendiri…*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *