15 – If I Could Run Away, I Would Go To…

Jawabannya mudah ditebak, tentu saja Yogyakarta.


Jogja menjadi tempat saya berdiam selama tiga tahun ketika berstatus mahasiswa tugas belajar walau nggak belajar-belajar amat, dari Juli 2010 hingga akhir Juni 2013. Usai lulus, baru empat kali saya singgah sebentar di Jogja:

  • Maret 2014 untuk wisuda yang sengaja saya tunda gegara waktunya sama dengan kelahiran si bocah (Agustus 2013)
  • Maret 2017 waktu karyawisata bersama rekan guru
  • Agustus 2017 pas ada pelatihan dari Kemendikbud
  • Januari 2020 pas menyimpangkan agenda perjalanan dari Malang

Entah kenapa kalau saya sudah hectic soal kerjaan dan segala urusan dunia, rasanya selalu pengen balik lagi ke Jogja. Padahal kalaupun ke sana, masalah juga nggak hilang, malah yang ada budget membengkak…

Jogja tentu sangat berkesan di hati saya selaku pendatang, dan sepertinya bukan cuma saya yang terkesan. Akibatnya kota ini dijubeli pelancong dari mana-mana. Terakhir ke sana, macetnya semakin menjadi. Bertambah banyaknya tempat wisata yang dibuka mengundang para selebgram dan vlogger untuk mencari spot buat dipajang.

Meskipun situasi pandemi sepertinya tak memungkinkan saya untuk selalu ke sana, yakinlah saban ada kesempatan, saya selalu pengen bisa kabur ke sana, menyusuri jalan-jalan penuh memori yang sering saya lewati dulu, dan menyinggahi tempat-tempat baru yang tak sempat dikunjungi. Semoga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *