Hit Refresh

It’s been a long while… Lama nggak buka blog, padahal terlalu banyak hal terjadi dan tak sempat dituliskan. Pelan-pelan deh, pengen nulis sambil bercerita lagi di sini, minimal buat diri sendiri. Untuk sekarang, kita ganti tema aja dulu biar ada sedikit penyegaran saja…

15 – If I Could Run Away, I Would Go To…

Jawabannya mudah ditebak, tentu saja Yogyakarta. Jogja menjadi tempat saya berdiam selama tiga tahun ketika berstatus mahasiswa tugas belajar walau nggak belajar-belajar amat, dari Juli 2010 hingga akhir Juni 2013. Usai lulus, baru empat kali saya singgah sebentar di Jogja: Entah kenapa kalau saya sudah hectic soal kerjaan dan segala urusan dunia, rasanya selalu pengen … Read more

14 – Describing My Style

Kalau urusan fesyen, panutan saya tentu adalah band ini: Grup idola itu kadang merupakan representasi aspirasi terdalam kita yang kadang berbenturan dengan realita, memang. Idealnya, saya memang lebih suka pakai kaos oblong atau polo lengan pendek, celana jins, dan sendal jepit. Kombinasi favorit banget lah udah. Nyaman dan tak ribet. Sayangnya, karena tuntutan profesi, lemari … Read more

Beberes

Lama nggak sempat ngurusin blog ini. Sekitar dua bulan terakhir, kebetulan terjadi penumpukan gawean. Selain rutinitas akhir semester macam rekapan nilai dan bagi rapor, ada tugas tambahan yang lumayan menyita waktu dan tenaga. Hanya saja, main game dan nonton film dan serial tentu tak boleh terganggu. #eh Selain perkara internal di sekolah, pertengahan Januari lalu … Read more

11 – My Sibling

Sesuai anjuran pemerentah kala itu, ortu hanya membesarkan dua anak saja. Saya dan adik selisih umurnya hanya sekitar 1,5 tahun, dan dia masuk sekolah setahun di bawah saya. Berbeda dengan saya yang lembek dan lamban, sejak kecil ia jauh lebih gesit dan cekatan. Karakternya yang cenderung sanguinis terlihat makin berkembang seiring usia. Dia jadi gemar … Read more

10 – About Friends

Episode Glad You Asked-nya Vox di atas membahas mengenai tingkat kesepian yang katanya semakin meninggi justru di masa ketika kita lebih mudah terhubung. Sesuatu yang ironis tentu, bahwa ketika smartphone dan media sosial harusnya mendekatkan yang jauh tetap tak bisa menghindarkan kita dari perasaan kesepian di tengah keramaian. Masalah dari rasa kesepian ini adalah kita … Read more