ELT, Sejarah dan Keresahan Saya

Semasa kuliah dulu, seorang kawan pernah curhat terkait mata kuliah Bahasa Inggris yang diikutinya kepada saya. Ia satu universitas dengan saya, hanya beda fakultas; saya di FKIP, dia di FEKON. Ia bercerita bahwa dosennya kala itu lebih banyak bicara masalah grammar, dengan kelas campuran di aula, hingga 100-an mahasiswa, dan soal ujian yang (menurutnya) sulitnya […]

Continue Reading

Bahasa

Salah satu obrolan yang sempat diangkat Pakacil di rumahnya, seusai pesta besar di Madina, adalah soal bahasa. Waktu itu (seingat saya) Pakacil mempersoalkan imbuhan ter- yang bisa berfungsi sebagai paling, di-, sekaligus tidak sengaja. Di sini muncul pertanyaan kenapa Bahasa Indonesia seolah tidak punya aturan yang benar-benar baku dan mengikat terkait pemaknaan dan imbuhan. Muncullah […]

Continue Reading