Lima Alasan Menggunakan Manjaro

Catatan: Postingan kali ini ditulis dari MX Linux :)) Setelah ganti mesin dan banyak mengutak-atik Manjaro, tak bosan saya mengatakan, ini distro Linux paling nyaman buat dipakai sejauh ini. Saya memutuskan menjadikan distro ini sebagai daily driver di Mandalorian karena beberapa alasan berikut. 1 – Arch + GNOME = Cantik Sejak boot ke Live USB, […]

Continue Reading

Mencoba Manjaro

Sejak pertama migrasi ke Linux hampir setahun ini, tak banyak distro yang saya coba. Zorin atau Kubuntu misalnya, cuma sekadar diunduh ISO-nya, dicoba bentar, bingung, lalu diganti yang lain. Sempat juga bereksperimen di USB Drive dengan Peppermint dan Puppy Linux, dan hasilnya kurang lebih sama: banyak bingungnya. Hitungannya baru tiga distro yang benar-benar pernah dicoba […]

Continue Reading

Merakit PC (Lagi)

Call me old-fashioned lover boy, tapi kalau disuruh memilih, saya lebih suka bekerja di depan PC dibanding laptop. Entah kenapa, ada nuansa yang tak bisa terganti ketika klak-klik mengetik di keyboard besar diiringi suara kipas casing. Memang, sekarang keberadaan PC makin tergeser oleh perangkat macam laptop dan gadget portabel lainnya. Laptop dan smartphone memang lebih […]

Continue Reading