Hello There

Banyak peristiwa terjadi, khususnya dalam dua tahun ke belakang. Sayangnya saya terlalu malas untuk mencatatnya di sini akibat sok sibuk dan banyak hal lain yang diurus. Dan tak terasa, terakhir nulis adalah di April 2024, dan sekarang sudah menjelang 2027.

Iya maaf, begitulah saya dan kebiasaan abai ini kadang ngeselin buat diri sendiri. Tapi memang ada beberapa peristiwa penting yang harusnya bisa dicatat di sini. Ya sudah mari kita ceritakan di sini saja.

Mulai dari 2024, saat saya harus kehilangan teman, sahabat, dan partner kerja paling se-frekuensi sama saya. Namanya Ilham, guru muda (masih 26 tahun) yang kerap kerjasama dengan saya terutama ngurusin infrastruktur IT, jaringan internet, media sosial sekolah dan OSIS. Awalnya sehat-sehat saja, namun dalam 3 hari drop di rumah sakit dan sehari sebelum puasa ramadhan 2024 ia berpulang. Satu sekolah terpukul, dan saya mau tak mau harus mewarisi seabreg kerjaan beliau, termasuk menjadi pembina OSIS, dan harus handel anak-anak yang masih shock, jelang acara perpisahan dan awal tahun ajaran baru 2024-25.

Berlanjut ke kuartal terakhir, tepatnya Oktober-November 2024, saya bersama 22 guru bahasa Inggris se-Banjarbaru dikirim selama sekitar 4 pekan ke Melbourne, Australia. Ini jadi pengalaman ke luar negeri pertama buat saya, dan juga pengalaman berharga melihat langsung bagaimana negara ini menerapkan sistem pendidikan di sana.

2025 saya jalani dengan kesibukan dan kejenuhan yang luar biasa. Selain mengajar dan pembina OSIS, saya ditugasi juga jadi ketua pelaksana perpisahan Angkatan 2025. Baterai sosial terkuras luar biasa, diiringi berbagai pertemuan dengan ortu, vendor video angkatan, pihak sponsor, dan lainnya. Belum lagi waktunya berbarengan dengan persiapan FLS3N yang rutin diadakan tiap tahun.

Because at the end of the day, this, too, shall pass.

Saya menjadi pembina OSIS setidaknya sampai selesai MPLS 2025. Saya putuskan off sebagai pembina utama demi mengurangi kesibukan. Eh kok kebetulan proyek turunan dari kunjungan ke Australia adalah keroyokan ngajarin rekan guru di Banjarbaru. Tak disangka juga, saya yang awalnya dijadikan wakil, harus mengemban ketua MGMP Bahasa Inggris karena ketua sebelumnya, Ibu Pipit, naik jadi kepala sekolah.

Sempat sakit lumayan parah sepanjang September-Oktober 2025, kesibukan ngegas terus di akhir tahun. Pendampingan lomba buat anana seperti Mira dan Grace terus jalan. Dan awal November, tanpa pertanda apa-apa, saya dipanggil ke Jakarta dalam acara Cambridge. Lumayan lah, pertama kalinya menginjak Kempinski…

Tak cukup sekali, ternyata akhir November saya ke Jakarta lagi buat pelatihan proyek pemerintah pusat. Berangkat bersama kawan yang kebetulan kawan lama sejak kuliah S-2 di Jogja dulu, pas berangkat ke bandara dianter suaminya yang guru di sekolah satunya. Nah, sepanjang perjalanan ada obrolan yang lumayan membuat saya mempertimbangkan suatu hal.

Pertimbangan yang terlalu panjang untuk diceritakan di sini, tapi termanifestasi di akhir tahun pelajaran. Bulan Mei 2026, SK mutasi saya keluar, dan per 1 Juni saya resmi pindah ke sekolah baru. Usai sudah kebersamaan 18 tahun di sekolah lama. Dan sekarang, saya mulai menjalani kesibukan di sekolah baru dengan semangat dan drama yang juga baru.


Akhirnya, inilah saya sekarang dengan penyesuaian di lingkungan baru dan ritme kerja yang juga sangat berbeda. Moga betah aja ya di sini, minta doanya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *