2021 vs 2022

Lama sekali nggak ke sini sejak pergantian tahun, padahal banyak hal yang pengen ditulis dan jadi terasa basi sekali berhubung kelamaan ditinggal. 2021 mungkin jadi tahun terberat yang pernah saya alami setelah 2010. Yang terbesar tentu harus merelakan ibu pergi. Selain itu, banyak pula kabar duka saya terima, seperti guru bahasa Inggris favorit saya sewaktu … Read more

17 – Ways To Win My Heart?

Mari melanjutkan tantangan menulis yang apdetnya lelet banget ini. Saya memaknai pertanyaan ini lebih general saja ya, soalnya kalau terlalu personal masalah hati seperti baperan sekali. Ini seperti bagaimana tipe orang yang bisa capture my attention sehingga saya mau meluangkan waktu lebih buat mereka. Ada beberapa kriteria yang bisa membuat saya tertarik buat ngasih perhatian … Read more

Menjajal Kemudahan Pop!_OS

Selain mengajar, salah satu tugas tambahan saya di sekolah adalah mengelola laboratorium komputer. Salah satu komputer paling powerful di labkom adalah sebuah PC rakitan yang sebelum pandemi rencananya digunakan sebagai server UN. PC yang dibeli dari dua tahun lalu ini baru saya temukan pertengahan 2021 ini setelah lama teronggok di gudang. Setelah saya cek ternyata … Read more

Beralih Ke Zorin OS 16

Sewaktu awal mencoba Linux saya pernah menginstall Zorin 15, namun dalam sehari langsung pindah ke distro lain. Laptop ASUS X550Z saya yang panasan itu dapat banyak masalah, dan akhirnya cuma awet pakai Solus. Maju dua tahun, tepat 17 Agustus 2021 lalu, Zorin meluncurkan update besarnya di seri 16. Kebetulan ada rekan yang pengen menjajal Linux … Read more

Linux Sepanjang 2021, Sejauh Ini

Wah ternyata lama sekali saya tidak menulis lagi soal Linux sejak terakhir posting akhir 2020 lalu, padahal tahun ini semakin banyak distro yang saya cobain mengingat betapa tidak setianya saya… Pada postingan ini, saya bakalan cuma bahas dikit-dikit aja, sebagai rekapan. Beberapa distro nantinya akan dibuatkan postingan tersendiri. Kubuntu Setelah mencoba KDE di MX Linux, … Read more

Memulai Kembali

Matahari sudah di penghujung petangKulepas hari dan sebuah kisahTentang angan pilu yang dahulu melingkupikuSejak saat itu langit senja tak lagi sama Sebuah janji terbentang di langit biruJanji yang datang bersama pelangiAngan-angan pilupun perlahan-lahan menghilangDan kabut sendu pun berganti menjadi rindu Aku mencariAku berjalanAku menungguAku melangkah pergiKaupun tak lagi kembali Sebuah janji terbentang di langit biruJanji … Read more