Return of the WordPress

Kembali ke WordPress

Setelah setahun lebih bereksperimen dengan Drupal dan nggak ngapa-ngapain juga sih sebenarnya, saya justru kerepotan dan beberapa kali kepentok error sana-sini. Kayaknya Drupal ini memang terlalu sophisticated buat saya yang kapasitasnya cuma blogger sambil jalan.

Setelah tadi malam, ketika untuk kesekian kalinya nemu error lagi, akhirnya saya putuskan untuk meng-overhaul blog ini. Permintaan reset hosting pun dikirim, dan mulai hari ini, saya kembali ke selera asal: WordPress.

Jadilah, usai direset dan diinstal WordPress kembali, blog ini aktif lagi. Saya cukup kagok melihat antarmuka WordPress yang sekarang makin canggih saja, sampai sempat kesulitan login karena ada fitur keamanan segala.

Tema sementara sudah diinstal, postingan default juga sudah dihapus. Blognya secara teknis sudah jalan dan bisa diakses. Oya, saat membuat tulisan baru, saya kembali dibuat bingung dengan tampilan editor yang sekarang pakai sistem blok. Semoga cepat bisa beradaptasi lah.

Akhir kata, WordPress tetap jadi pilihan terbaik buat blogger amatiran seperti saya. Intinya, sudah lah, berhentilah pindah-pindah platform, repot.


Edit (6 Jan 2020): Owalah ternyata ada beberapa aksesoris lagi yang belum masuk. Ya udah saya tambahkan, sehingga menambah banyak daftar gadget di atas…

Share this

2 thoughts on “Return of the WordPress”

Leave a Comment