The Pen Is Funnier Than Sword

Setelah Om JenSen memposting tulisan terkait kartun, saya jadi tertarik untuk membalas memposting hal serupa.

Kalo beliau menulis dari sudut pandang kartunis Israel, saya kali ini coba mengangkat kartunis Muslim dari Amerika Serikat, pen name-nya Bendib. Sudah sejak lama saya berlangganan kartunnya, sekitar pertengahan 2006, kalau tidak salah saya kesasar di sini gara-gara peristiwa Lebanon.

Berikut beberapa kartun yang dibuatnya, silakan disimpulkan sendiri bias-nya ke mana…

  1. Wow setelah kartun yang dari Israel muncul yang ini…
    Sama-sama subjektif sih, yang satu dari Israel yang satu dari muslim, tidak bisa dipegang kenetralannya…

  2. Hahaha… benar-benar dari satu sudut pandang. Sama seperti Jensen.

    Btw, kartunis Indonesia kalau bikin kartun soal Israel-Palestina seperti apa ya ? Sudah ada belum ?

  3. @ Catshade
    Ditunggu reviewnya…

    @ Ardianto
    Iya, ini memang counter cartoon-nya 😈
    Soal subyektivitas dalam kartun, ya, memang kartun bukan karya ilmiah yang harus memegang asas obyektivitas kan?

    @ Andrie Callista
    Aduh, maaf kalo gambarnya kesadisan…

    @ Dhani_Yadi
    kartunis lokal? Umm… kayaknya salah satunya ada di antara para komentator di sini…
    *lirik-lirik ke Papua…*

    @ Goldfriend
    Sepertinya juga dari satu sudut pandang, dan dari jauh pula…

    @ Jensen99
    Hwehehehe…. rasakan pembalasanku 😈

    @ Zian X-Fly
    Kenapa dengan umur Zian?

    @ Fritzter
    Apanya yang lucu Om? 🙄
    BTW Om Fritz ada rencana bikin kartun juga ndak?

    @ Soulharmony
    Bergerak, eh, belajar boi!

    @ Nia
    Ya? Saya?

    @ Emina
    *Glek*
    Ngefans?
    Ngefans jangan sama saia… Itu kartun bukan saya yang gambar kok…